APROKSIMASI KESALAHAN PDF

Pengertian Membilang dan Mengukur Kita mengenal istilah membilang menghitung dan mengukur, kedua istilah tersebut memiliki arti yang berlainan. Membilang menghitung merupakan sesuatu yang eksak pasti , contohnya: banyaknya siswa di suatu kelas, banyaknya buku dalam tas. Sedangkan mengukur merupakan pendekatan, seperti mengukur panjang, luas, masa, waktu dan sebagainya. Dalam pengukuran tingkat ketelitian sangatlah diperlukan, emakin teliti pengukuran kita, maka semakin akurat perolehan dari pengukuran tersebut.

Author:Kigor Malaramar
Country:Nigeria
Language:English (Spanish)
Genre:Photos
Published (Last):11 November 2009
Pages:310
PDF File Size:7.2 Mb
ePub File Size:18.60 Mb
ISBN:324-2-48668-977-3
Downloads:99258
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Tojalkis



Unknown On Rabu, 10 April A. Pengertian Membilang dan Mengukur Kita mengenal istilah membilang menghitung dan mengukur, kedua istilah tersebut memiliki arti yang berlainan. Membilang menghitung merupakan sesuatu yang eksak pasti , contohnya: banyaknya siswa di suatu kelas, banyaknya buku dalam tas. Sedangkan mengukur merupakan pendekatan, seperti mengukur panjang, luas, masa, waktu dan sebagainya. Dalam pengukuran tingkat ketelitian sangatlah diperlukan, emakin teliti pengukuran kita, maka semakin akurat perolehan dari pengukuran tersebut.

Pembuatan nilai terhadap hasil pengukuran dan tidak berlaku untuk hal yang sifatnya eksak disebut Aproksimasi. Pembulatan Kita kenal ada tiga cara pembulatan hasil pengukuran : 1. Pembulatan ke satuan terdekat. Pembulatan ke angka desimal. Pembulatan ke banyaknya angka signifikan penting 1. Pembulatan ke satuan terdekat Aturan pembulatan suatu bilangan ke satuan terdekat yaitu : a. Jika angka berikutnya lebih dari atau sama dengan 5, maka angka ini hilang dan angka di depannya ditambah satu.

Jika angka berikutnya kurang dari 5, angka ini dihilangkan dan angka di depannya tetap. Contoh: a. Pembulatan ke banyaknya tempat desimal Cara pembulatannya ke banyaknya angka-angka desimal yaang dikehendaki, yaitu berapa angka yang berada di belakang koma. Pembulatan ke banyaknya angka signifikan penting Ketentuan untuk menyatakan angka signifikan atau angka yang berarti penting segagai berikut : a.

Semua angka selain nol adalah signifikan. Semua angka nol di antara angka selain nol adalah signifikan. Semua angka nol di belakang angka bukan nol pada bilangan bulat bukan signifikan. Contoh: Semua angka nol di depan angka bukan nol pada desimal bukan signifikan. Semua angka nol di belakang angka bukan nol pada desimal adalah signifikan. Semua angka nol pada bilangan yang diberi tanda khusus strip atau bar adalah signifikan.

Kesalahan Hasil Pengukuran Perbedaan atau selisih antara pengukuran sebenarnya dengan hasil pengukuran disebut kesalahan. Orang selalu berusaha untuk memperkecil kesalahan hasil pengukuran dengan menggunakan alat ukur yang lebih teliti, namun tidak mungkin kesalahan dihilangkan keseluruhan.

Oleh karena itu kita kenal beberapa jenis kesalahan, yaitu : 1. Satuan Ukur Terkecil ST Satuan ukur terkecil adalah satu angka yang diperhitungkan sebagai tingkat ketelitian alat ukur. Contoh: Sebuah benda kerja diukur dengan tiga alat ukur masing-masing hasilnya adalah 25 satuan ukur; 25,0 satuan ukur; dan 25,04 satuan ukur. Satuan terkecil dari tiga kali pengukuran itu masing-masing adalah 1 satuan; 0,1 satuan; dan 0,01 satuan.

FAB NEIL GERSHENFELD PDF

Navigasi pos

Besarnya kesalahan ini dapat diperkecil dengan menggunakan alat pengukur yang lebih teliti dan cara pengukuran yang lebih teliti pula. Akan tetapi, hasil pengukuran tidak akan pernah eksak sekalipun tidak terjadi kesalahan cara mengukurnya. Oleh karena itu, kita perlu mengetahui pada setiap keadaan, sampai di mana kita dapat mempercayai pengukuran kita, yaitu kita harus mengetahui kesalahan maksimum yang dapat di tenggang. Berikut ini akan diuraikan beberapa macam kesalahan : Salah Mutlak Persentase Kesalahan Salah Mutlak Pandanglah pengukuran suatu panjang baut. Jika kita menggunakan penggaris yang ditera dalam sentimeter, maka kita dapat mengatakan bahwa panjangnya ialah 5 cm.

HSEB RESULT 2069 PDF

Pada pengukuran ada 3 macam cara pembulatan, yaitu: Pembulatan ke satuan ukuran terdekat. Pembulatan ke banyaknya angka-angka desimal. Pembulatan ke banyaknya angka-angka signifikan angka-angka yang berarti. Semua angka adalah signifikan kecuali anngka nol yang digunakan untuk menyatakan tempat koma desimal. Contoh 31,0 mempunyai 3 angka signifikan. Hasil kegiatan membilang berbeda dengan hasil dari kegiatan mengukur. Adapun perbedaannya adalah: Hasil membilang merupakan bilangan yang pasti sedang hasil dari mengukur berupa bilangan pembulatan atau pendekatan.

Related Articles