BAHAN AJAR BIOLOGI MOLEKULER PDF

Unknown Biologi Sel - Disebut juga dengan Sitologi adalah ilmu yang yang mempelajari sel. Biologi sel merupakan salah satu cabang Biologi. Biologi sel juga dipelajari lebih detail dan rinci lagi menjadi beberapa cabang, diantaranya biologi sel kedokteran, biologi sel manusia, biologi sel tumbuhan, biologi sel farmasi, dan juga biologi sel dan molekul. Apa yang Dipelajari di Biologi Sel? Hal yang dipelajari dalam materi biologi sel mencakup sifat-sifat fisiologis sel seperti struktur dan organel sel yang terdapat di dalam sel, lingkungan dan antaraksi sel, daur hidup sel, pembelahan sel dan fungsi sel fisiologi , hingga kematian sel. Pada dasarnya, sebuah organisme ada yang multiseluler sel banyak dan uniseluler sel tunggal.

Author:Akinoran Kazisida
Country:Lithuania
Language:English (Spanish)
Genre:Technology
Published (Last):1 May 2010
Pages:87
PDF File Size:17.98 Mb
ePub File Size:3.63 Mb
ISBN:545-8-42021-476-9
Downloads:50869
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Zuzragore



Walaupun dibedakan atas sel penyusun pada tumbuhan dan hewan, setiap sel memiliki bagian utama berupa: membran palsma, sitoplasma, dan nukleus.

Berikut adalah gambar sel tumbuhan dan hewan. Lihatlah dengan seksama, dari gambar tersebut apakah yang membedakan antara sel tumbuhan dan sel hewan?

Setidaknya ada 4 perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan. Gambar 2. Struktur sel: A sel hewan; B sel tumbuhan A. Selaput Plasma Plasmalemma Yaitu selaput atau membran sel yang terletak paling luar yang tersusun dari senyawa kimia Lipoprotein gabungan dari senyawa lemak atau Lipid dan senyawa Protein. Lipoprotein ini tersusun atas 3 lapisan yang jika ditinjau dari luar ke dalam urutannya adalah: Protein - Lipid - Protein Trilaminer Layer.

Lemak bersifat Hidrofebik tidak larut dalam air sedangkan protein bersifat Hidrofilik larut dalam air. Fungsi dari selaput plasma ini adalah menyelenggarakan transportasi zat dari sel yang satu ke sel yang lain. Khusus pada sel tumbuhan, selain mempunyai selaput plasma masih ada satu struktur lagi yang letaknya di luar selaput plasma yang disebut dinding sel Cell Wall.

Dinding sel tersusun dari dua lapis senyawa selulosa, di antara kedua lapisan selulosa tadi terdapat rongga yang dinamakan lamel tengah Middle Lamel yang dapat terisi oleh zat-zat penguat seperti Lignin, Chitine, Pektin, Suberine dan lain-lain.

Selain itu pada dinding sel tumbuhan kadang-kadang terdapat celah yang disebut noktah. Sitoplasma dan Organel Sel Bagian yang cair dalam sel dinamakan sitoplasma khusus untuk cairan yang berada dalam inti sel dinamakan nukleoplasma, sedang bagian yang padat dan memiliki fungsi tertentu digunakan isitilah organel sel. Organel sel adalah benda-benda solid yang terdapat di dalam sitoplasma dan bersifat hidup menjalankan fungsi-fungsi kehidupan. Retikulum Endoplasma RE. Struktur berbentuk benang-benang yang bermuara di inti sel.

Dikenal dua jenis RE yaitu: RE. Granuler Rough E. R dan RE. Agranuler Smooth E. Fungsi R. Struktur Retikulum endoplasma hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron.

Ribosom Ergastoplasma. Struktur ini berbentuk bulat terdiri dari dua partikel besar dan kecil, ada yang melekat sepanjang R. Ribosom merupakan organel sel terkecil yang tersuspensi di dalam sel. Fungsi dari ribosom adalah tempat sintesis protein.

Struktur ini hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron. Miitokondria The Power House. Struktur berbentuk seperti cerutu ini mempunyai dua lapis membran. Lapisan dalamnya berlekuk-lekuk dan dinamakan Krista. Fungsi mitokondria adalah sebagai pusat respirasi seluler yang menghasilkan banyak ATP energi ; karena itu mitokondria diberi julukan "The Power House".

Fungsi dari organel ini adalah sebagai penghasil dan penyimpan enzim pencernaan seluler. Salah satu enzimnya bernama Lisozym. Organel ini dihubungkan dengan fungsi ekskresi sel, dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa. Organel ini banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi, misalnya ginjal. Sentrosom Sentriol. Struktur berbentuk bintang yang berfungsi dalam pembelahan sel mitosis maupun meiosis.

Sentrosom bertindak sebagai benda kutub dalam mitosis dan meiosis. Struktur ini hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron. Dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa. Kloroplas, yaitu plastida berwarna hijau. Plastida ini berfungsi menghasilkan klorofil dan sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis; dan c Kromoplas, yaitu plastida yang mengandung pigmen, misalnya: karotin kuning ; fikodanin biru ; fikosantin kuning ; fikoeritrin merah.

Vakuola rongga sel. Beberapa ahli tidak memasukkan vakuola sebagai organel sel. Benda ini dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa. Pada boberapa spesies dikenal adanya vakuola kontraktil dan vaknola non kontraktil. Selaput pembatas antara vakuola dengan sitoplasma disebut Tonoplas. Vakuola berisi: a garam-garam organik, b glikosida, c tanin zat penyamak , d minyak eteris Jasmine pada melati, Roseine pada mawar, dan Zingiberine pada jahe , e alkaloid misalnya kafein, kinin, nikotin, likopersin dan lain-lain , f enzim, dan g butir-butir pati.

Berbentuk benang silindris, kaku, berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel dan sebagai "rangka sel". Contoh organel ini antara lain benang-benang gelembung pembelahan. Selain itu mikrotubulus berguna dalam pembentakan Sentriol, Flagela dan Silia.

Seperti Mikrotubulus, tetapi lebih lembut. Terbentuk dari komponen utamanya yaitu protein aktin dan miosin seperti pada otot. Mikrofilamen berperan dalam pergerakan sel. Peroksisom Badan Mikro. Ukurannya sama seperti Lisosom. Organel ini senantiasa berasosiasi dengan organel lain, dan banyak mengandung enzim oksidase dan katalase banyak disimpan dalam sel-sel hati.

Amitosis adalah reproduksi sel di mana sel membelah diri secara langsung tanpa melalui tahap-tahap pembelahan sel. Pembelahan cara ini banyak dijumpai pada sel-sel yang bersifat prokariotik, misalnya pada bakteri, ganggang biru. Mitosis adalah cara reproduksi sel dimana sel membelah melalui tahap-tahap yang teratur, yaitu Profase-Metafase-Anafase-Telofase.

Pada tahap interfase inti sel melakukan sintesis bahan-bahan inti. Mitosis merupakan periode pembelahan sel yang berlangsung pada jaringan titik tumbuh meristem , seperti pada ujung akar atau pucuk tanaman.

Terdapat perbedaan mendasar antara mitosis pada hewan dan tumbuhan. Pada hewan terbentuk aster dan terbentuknya alur di ekuator pada membran sel pada saat telofase sehingga kedua sel anak menjadi terpisah. Secara garis besar ciri dari setiap tahap pembelahan pada mitosis adalah sebagai berikut. Profase: pada tahap ini yang terpenting adalah benang-benang kromatin menebal menjadi kromosom dan kromosom mulai berduplikasi menjadi kromatid. Anafase: pada fase ini kromatid akan tertarik oleh benang gelendong menuju ke kutub-kutub pembelahan sel.

Telofase: pada tahap ini terjadi peristiwa kariokinesis pembagian inti menjadi dua bagian dan sitokinesis pembagian sitoplasma menjadi dua bagian. Tahapan pembelahan sel mitosis dapat diganbarkan sebagai berikut. Gambar 3. Tempat terjadinya pada serbuk sari tanaman atau pada sel kelamin hewan seperti testis dan ovarium. Pada meiosis, terjadi perpasangan dari kromosom homolog serta terjadi pengurangan jumlah kromosom induk terhadap sel anak.

Disamping itu, pada meiosis terjadi dua kali periode pembelahan sel, yaitu pembelahan I meiosis I dan pembelahan II meiosis II. Baik pada pembelahan Meiosis I dan II, terjadi fase-fase pembelahan seperti pada mitosis. Akibat adanya dua kali proses pembelahan sel, maka pada meiosis, satu sel induk akan menghasilkan empat sel baru, dengan masing-masing sel mengandung jumlah kromosom setengah dari jumlah kromosom sel induk.

Secara lengkap pembagian tahap pada pembelahan reduksi adalah sebagai berikut. Gambar 4. Pembelahan meiosis I Setelah mengamati gambar di atas, bagaimana proses dan bentuk sel dengan kromosomnya pada Meiosis II?

Lalu, apakah berbedaan antara Mitosis dan Meiosis? Pada hewan dikenal adanya peristiwa meiosis dalam pembentukan gamet, yaitu Oogenesis dan Spermatogenesis. Sedangkan pada tumbuhan dikenal Makrosporogenesis Megasporogenesis dan Mikrosporogenesis.

Bagaimanakah penjelasan untuk kedua hal tersebut di atas? Rangkaian aktivitas yang terjadi selama interfase disebut siklus sel. Interfase sejatinya merupakan proses fase-fase pada sel yang akan memungkinkan terjadinya pembelahan sel selanjutnya.

Pada jaringan Mamalia, Interfase umumnya terjadi selama 12 sampai 24 jam. Selama periode ini, sel secara konstan mensintesis RNA, memproduksi protein, dan ukurannya membesar. Gap 0 G0 merupakan waktu di mana sel sudah akan meninggalkan fase pembelahan.

Kondisi itu bisa saja terjadi lebih permanen, misalnya pada sel neuron, dimana sel tersebut sudah berada pada fase akhir perkembangannya dan tidak akan membelah lagi. Gap 1 G1 merupakan siklus pertama bagi sel untuk menyiapkan diri dalam fase pembelahan. Proses yang terjadi adalah: ukuran sel membesar, terjadi pengahsilan RNA dan sintesis protein.

Tahapan ini sangat menentukan karena merupakan kontrol mekanisme siklus sel sebagai G1 checkpoint untuk memastikan bahwa segala sesuatunya untuk sintesis DNA. S Phase merupakan tahapan proses terjadinya duplikasi DNA agar pada saat pembelahan sel dihasilkan sel anak yang sama. Pada tahapan ini lah terjadi replikasi DNA. Pada tahapan ini ukuran sel terus tumbuh dan diproduksi protein-protein baru.

Proses akhir dari tahapan ini juga merupakan control mekanisme siklus sel yang kedua G2 checkpoint untuk menentukan apakah sel sudah siap untuk memasuki tahap pembelahan M-phase. Mitosis or M Phase. Pada tahapan ini pertumbuhan sel dan produksi protein berhenti. Semua energi yang tersimpan di dalam sel tersebut difokuskan untuk mendukung proses pembelahan.

HISTORIA DE LA PATOLOGIA RUY PEREZ TAMAYO PDF

Buku Ajar Biologi Sel dan Molekuler

Unknown Biologi Sel - Materi ini biasa dipelajari di tempat kuliah, baik jurusan biologi, farmasi, mungkin juga kedokteran, atau jurusan kesehatan lainnya, yang mana materi tentang sel masih diperlukan dalam jurusan tersebut. Ada banyak materi di internet yang bisa digunakan untuk menunjang perkuliahan biologi sel atau biologi molekuler ini, baik berupa makalah, file ppt powerpoint dari dosen, file pdf,atau file lainnya yang bermanfaat untuk mempelajari materi tentang sel dan molekuler. Seperti apakah materi biologi sel dan juga biologi molekuler tersebut? Silakan pelajari penjelasannya berikut.

DEFINITIVE GUIDE SYMFONY PDF

BAHAN AJAR BIOLOGI MOLEKULER PDF

Shall Materi Review Genetika dan Biologi Molekuler : DNA, genes and chromosomes biologyysm The resultant transgenic carp produce both carp and rainbow trout growth hormones and grow to be one-third larger than normal carp. Individual codons code for specific amino acids. Genetic engineering is used to increase plant and animal food production; to help dispose of industrial wastes; and to diagnose disease, improve medical treatment, and produce vaccines and other useful drugs. Indeed, telomeres seem to perform a similar function in aligning the DNA molecule biolohi the replication process. Kami berharap bahwa Anda menikmati presentasi ahar. Among the new rules, the EPA has asked farmers to plant unmodified corn crops around the edges of genetically engineered corn fields in order to create a buffer that may prevent toxic pollen from blowing into butterfly habitats. Khusus pada sel tumbahan, selain mempunyai selaput plasma masih ada satu struktur lagi yang letaknya di luar selaput plasma yang disebut Dinding Sel Cell Wall.

VELAMMA LAKSHMI FREE PDF

.

DISGAEA 4 A PROMISE UNFORGOTTEN OFFICIAL STRATEGY GUIDE PDF

.

Related Articles