GINJAL POLIKISTIK ADALAH PDF

Ginjal polikistik autosomal dominan biasanya didiagnosis pada usia dewasa dan ginjal polikistik autosomal resesif didiagnosis pada bayi yang baru saja lahir. Pengertian penyakit ginjal polikistik Penyakit ginjal polikistik adalah sebuah kelainan genetik yang menyebabkan pertumbuhan kista pada ginjal. Kista adalah kantung berisi cairan yang sifatnya jinak dan non-kanker. Kista ini berbeda dengan kista biasa yang dapat tumbuh, sebab kista pada penyakit ginjal polikistik dapat menyebabkan pembesaran ginjal dan kehilangan fungsinya dalam jangka panjang. Penyakit ginjal polikistik termasuk kategori penyakit ginjal kronis, yang dapat menjadi gagal ginjal. Terdapat dua jenis penyakit ginjal polikistik, yakni penyakit ginjal polikistik autosomal dominan dan autosomal resesif.

Author:Mejin Goltigar
Country:Antigua & Barbuda
Language:English (Spanish)
Genre:Health and Food
Published (Last):4 March 2010
Pages:79
PDF File Size:8.70 Mb
ePub File Size:8.3 Mb
ISBN:555-7-63209-561-9
Downloads:46947
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Mezihn



Judul saya Anatomi Ginjal Ginjal terletak dibagian belakang abdomen atas, dibelakang peritoneum, didepan dua iga terakhir dan tiga otot besar yaitu transverses abdominis, kuadratus lumborum dan psoas mayor.

Ren ada dua buah, berada di sebelah kiri dan kanan columna vertebralis. Ren difiksasi pad tempatnya oleh fascia renalis, corpus adiposum pararenale dan vasa renalis. Kira-kira pada pertengahan margo medialis terbentuk suatu cekungan yang dinamakna hilum renale, yang merupakan tempat masuk arteria renalis dan serabut-serabut saraf serta tempat keluarnya vena renalis dan ureter. Cortex renalis berwarna pucat, mempunyai permukaan yang kasar. Basis dari bangunan piramid ini, disebut basis pyramidis berada pada cortex, dan apexnya yang dinamakan papilla renalis, terletak menghadap ke arah medial, bermuara pada calyx minor.

Pada setiap papilla renalis bermuara 10 — 40 buah ductus yang mengalirkan urine ke calyx minor. Daerah tersebut berlubang-lubang dan dinamakan area cribrosa. Pelvis renalis terbagi menjadi 2 — 3 calices renalis majores, dan setiap calyx major terbagi menjadi 7 — 14 buah calices renalis minores. Akibatnya vena renalis kiri kira — kira dua kali lebih panjang dari vena renalis kanan. Serabut-serabut dari plexus tersebut tadi berjalan bersama-sama dengan vena renalis.

Plexus suprarenalis juga dibentuk oleh percabangan dari plexus coeliacus. Kadang-kadang mendapatkan percabangan dari nervus splanchnicus major dan dari plexus lienalis. Plexus renalis dan plexus suprarenalis mengandung komponen sympathis dan parasympathis yang dibawa oleh Nervus vagus. Stimulus dari pelvis renalis dan ureter bagian cranialis oleh nervus splanchnicus. Kista ginjal dibedakan dalam beberapa bentuk, yaitu : Ginjal multikistik diplastik Ginjal polikistik Kista ginjal Soliter.

Diantara bentuk — bentuk kista ginjal ini, ginjal polikistik berkembang secara progresif menuju kerusakn kedua buah ginjal. Definisi Polikisitik berasal dari dua kata poly yang berarti banyak dan Cystic yang berarti rongga tertutup abnormal, dilapisi epitel yang mengandung cairan atau bahan semisolid, jadi polikistik polycystic ginjal adalah banyaknya kistik cytstic pada ginjal 4 Kista — kista tersebut dapat dalam bentuk multipel, bilateral, dan berekspansi yang lambat laun mengganggu dan menghancurkan parenkim ginjal normal akibat penekanan.

Ginjal dapat membesar kadang — kadang sebesar sepatu bola dan terisi oleh kelompok kista — kista yang menyerupai anggur. Kista — kista itu terisi oleh cairan jernih atau hemorargik 1.

Klasifikasi Polikistik memiliki dua bentuk yaitu bentuk dewasa yang bersifat autosomal dominan dan bentuk anak-anak yang bersifat autosomal resesif. PKD2 menghasilkan perjalanan penyakit yang secara klinis lebih ringan, dengan ekspresi di kehidupan lebih lanjut.

Manifestasi serius biasanya sudah ada sejak lahir, dan bayi cepat meninggal akibat gagal ginjal. Ginjal memperlihat banyak kista kecil dikorteks dan medulla sehingga ginjal tampak seperti spons 6 b.

Kista yang semakin besar akan menekan parenkim ginjal sehingga terjadi iskemia dan secara perlahan fungsi ginjal akan menurun. Hipertensi dapat terjadi karena iskemia jaringan ginjal yang menyebabkan peningkatan rennin angiotensin.

Penyakit Ginjal Polikistik Dominan Autosomal adalah penyebab keempat gagal ginjal yang membutuhkan dialysis atau transplantasi. Gejala yang ditimbulkan adalah : Nyeri Nyeri yang dirasakan tumpul di daerah lumbar namun kadang-kadang juga dirasakan nyeri yang sangat hebat, ini merupakan tanda terjadinya iritasi di daerah peritoneal yang diakibatkan oleh kista yang ruptur.

Jika nyeri yang dirasakan terjadi secara konstan maka itu adalah tanda dari perbesaran satu atau lebih kista. Hematuria Hematuria adalah gejala selanjtnya yang terjadi pada polikistik.

Gross Hematuria terjadi ketika kista yang rupture masuk kedalam pelvis ginjal. Hematuria mikroskopi lebih sering terjadi disbanding gross hematuria dan merupakan peringatan terhadap kemungkinan adanya masalah ginjal yang tidak terdapat tanda dan gejala.

Hipertensi merupakan penyulit karena efek buruknya terhadap ginjal yang sudah kritis. Pembesaran ginjal Pembesaran pada pasien ADPKD ginjal ini murapakan hasil dari penyebaran kista pada ginjal yang akan disertai dengan penurunan fungsi ginjal, semakin cepat terjadinya pembesaran ginjal makan semakin cepat terjadinya gagal ginjal 11 Aneurisma pembulu darah otak Pada penyakit ginjal polikistik dominan autosomal ADPKD terdapat kista pada organ-organ lain seperti : hati dan pangkreas 12 Pathogenesis Penyakit ginjal polikistik resesif autosomal ARPKD umumnya tampak pada orang yang homozigot untuk alel yang mengalami mutasi, sedangkan heterozigot jarang menunjukan fenotip penyakit.

Pada penyakit yang bersifat resesif autosomal memiliki beberapa karakteristik yaitu : Hanya tereksperi pada homozigot aa , sedangkan pada heterozigot Aa secara fenotipe hanya pembawa yang normal Laki-laki dan perempuan memiliki kemungkinan yang sama untuk terkena Pola pewarisan horizontal tampak pada silsilah yang maksundya muncul pada saudara kandung tetapi tidak pada orang tua.

Penyakit umumnya memiliki awitan dini Berdasarkan karakteristik tersebut maka penyakit ginjal polikistik resesif autosomal sering disebut sebagai bentuk anak-anak karena awitan yang muncul lebih dini. ARPKD disebabkan oleh mutasi disuatu gen yang belum teridentifikasi pada kromosom 6p. Selain yang telah disebutkan sebelumnya, pada penyakit yang bersifat dominan autosomal memiliki beberapa karakteristik yaitu : Laki-laki dan perempuan memiliki kemungkinan yang sama untuk terkena Pola pewarisan vertikal tampak pada silsilah yang maksundya muncul pada setiap generasi.

Usia awitan penyakit sering lambat Berdasarkan karakteristik tersebut maka peyakit ginjal polikistik dominan autosomal sering disebut sebagai bentuk pada orang dewasa karena awitanya yang muncul sering lambat. Pada umumnya terdapat dua gen yang berperan terhadap ter bentuknya kista yaitu : PKD-1 gen defektif yang terletak pada lengan pendek kromosom 16 PKD-2 gen defektif yang terletak pada kromosom Tetapi buku lain menyebutkan, ADPKD dibagi menjadi tiga tipe yaitu dua diantaranya sama dengan yang telah disebutkan dan ditambah dengan ADPKD bentuk ketiga yang telah diidentifikasikan namun gen yang bertanggung jawab belum diketahui letaknya 1 PKD-1 yang terletak pada lengan pendek kromosom Gen ini mengkode sebuah protein dan kompleks, melekat ke membrane, terutama ekstrasel dan disebut dengan polikistin Polikistin-1 ini memiliki fungsi sama dengan protein yang diketahui berperan dalam perlekatan sel ke sel atau sel ke matriks.

Namun pada saat ini belum diketahui bagaimana mutasi pada protein tersebut dapat menyebabkan kista, namun diperkirakan ganguan interaksi sel-matriks dapat meneybabkan gangguan pada pertumbuhan, diferensiasi dan pembentukan matriks oleh sel epitel tubulus dan menyebabkan terbentuknya kista.

PKD-2 yang terletak pada kromosom 4 dan mengkode polikistin-2 yaitu suatu protein dengan asam amino. Walaupun secara struktural berbeda tetapi diperkirakan polikistin-1 dan polikistin-2 bekerja sama dengan membentuk heterodimer. Hal inilah yang menyebabkan,jika mutasi terjadi di salah satu gen maka akan menimbulkan fenotipe yang sama.

Kista muncul dari berbagai bagian nefron dan duktus koligentes. Pada perkembangan selanjutnya kista menjadi banyak, ukuran bertambah besar dan menginfiltrasi parenkim ginjal sehingga pada akhirnya pasien terjatuh dalam kondisi gagal ginjal terminal.

LA SIRENA LAMPEDUSA PDF

Penyakit Ginjal Polikistik

Judul saya Anatomi Ginjal Ginjal terletak dibagian belakang abdomen atas, dibelakang peritoneum, didepan dua iga terakhir dan tiga otot besar yaitu transverses abdominis, kuadratus lumborum dan psoas mayor. Ren ada dua buah, berada di sebelah kiri dan kanan columna vertebralis. Ren difiksasi pad tempatnya oleh fascia renalis, corpus adiposum pararenale dan vasa renalis. Kira-kira pada pertengahan margo medialis terbentuk suatu cekungan yang dinamakna hilum renale, yang merupakan tempat masuk arteria renalis dan serabut-serabut saraf serta tempat keluarnya vena renalis dan ureter. Cortex renalis berwarna pucat, mempunyai permukaan yang kasar.

74HC40103 DATASHEET PDF

15 Gejala Penyakit Ginjal Polikistik yang Harus Diwaspadai

Share Link Penderita penyakit ginjal polikistik lebih berisiko mengalami gejala gagal ginjal Setiap organ manusia rentan mengalami kerusakan yang berujung pada tidak berfungsinya organ tersebut. Hal ini juga tidak terkecuali pada organ ginjal yang selalu setia dalam membersihkan tubuh dari kotoran melalui urine. Penyakit ginjal polikistik adalah salah satu penyakit pada ginjal yang dapat menjadi penyebab gagal ginjal. Meskipun tidak selalu menimbulkan gagal ginjal, tetapi penyakit ginjal polikistik adalah penyebab gagal ginjal yang keempat di Amerika Serikat. Penyakit ginjal polikistik dapat mengakibatkan gejala gagal ginjal dan menjadi penyebab gagal ginjal.

Related Articles