HADRAH BASAUDAN PDF

Semenjak Islam masuk ke persada Nusantara, berbagai tradisi kebudayaan bernafaskan Islam bermunculan. Dalam tradisi ini, kaum muslimin membacakan sejarah Baginda Nabi SAW dengan diiringi shalawat dan kasidah-kasidah pujian. Maulid sendiri ada banyak macamnya. Di samping maulid, ada pula tradisi tahlilan, istighasah, manakiban, ratiban, burdah serta yang lain lagi. Semua aktivitas itu lahir bukan sebagai akulturasi Islam dengan budaya Jawa, melainkan murni taqarrub pendekatan diri yang dituntunkan ulama kepada umat Islam berdasarkan dalil-dalil hukmiyah yang akurat.

Author:Gugore Gat
Country:Brazil
Language:English (Spanish)
Genre:Science
Published (Last):13 February 2008
Pages:423
PDF File Size:13.60 Mb
ePub File Size:7.42 Mb
ISBN:809-6-94211-148-2
Downloads:16010
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Nagore



Semenjak Islam masuk ke persada Nusantara, berbagai tradisi kebudayaan bernafaskan Islam bermunculan. Dalam tradisi ini, kaum muslimin membacakan sejarah Baginda Nabi SAW dengan diiringi shalawat dan kasidah-kasidah pujian. Maulid sendiri ada banyak macamnya. Di samping maulid, ada pula tradisi tahlilan, istighasah, manakiban, ratiban, burdah serta yang lain lagi. Semua aktivitas itu lahir bukan sebagai akulturasi Islam dengan budaya Jawa, melainkan murni taqarrub pendekatan diri yang dituntunkan ulama kepada umat Islam berdasarkan dalil-dalil hukmiyah yang akurat.

Hadrah Basaudan barangkali merupakan fenomena baru di tengah kaum muslimin Nusantara. Tradisi ini lahir di Hadramaut, Yaman Selatan sekitar dua abad silam. Seperti halnya maulid atau burdah, Hadrah Basaudan diisi dengan pembacaan kasidah-kasidah yang berintikan sanjungan kepada nabi SAW, doa dan tawasul kepada orang-orang sholeh.

Kalau burdah lazimnya dibaca pada hari atau malam Jumat, maka Hadrah Basaudan dikhususkan pada setiap hari Selasa, boleh pagi atau sore. Pembacaan Hadrah Basaudan di Rubat Tarim dilakukan oleh para santri rubat pada Selasa seusai shalat shubuh. Sementara itu, di kediaman Habib Abdurrahman bin Muhammad al-Masyhur, pembacaan Hadrah Basaudan bersuasana lebih semarak.

Para tokoh Tarim senantiasa menyempatkan diri menghadiri Hadrah Basaudan di tempat ini pada Selasa sore. Barangkali hal itu bisa dimaklumi sebab Habib Abdurrahman memberikan andil dalam penyusunan Hadrah Basaudan. Majelis ini dibawa oleh ulama yang rata-rata berdarah Hadrami.

KEUZEGIDS HOGER ONDERWIJS PDF

hadrah basaudan

.

CESSNA 182RG CHECKLIST PDF

Hadrah Basaudan

.

Related Articles