KLASIFIKASI IKLIM OLDEMAN PDF

Menghitung iklim Schmidt Ferguson Klasifikasi Oldeman juga sering dikenal dengan sebutan zona agroklimat. Contohnya curah hujan mm per bulan sangat cocok untuk budidaya padi basah. Sementara palawija cocok ditanam pada bulan dengan curah hujan mm. Musim hujan selama 5 bulan berturut-turut cukup untuk dilakukan budidaya padi sawah dalam satu musim.

Author:Taugal Gam
Country:Niger
Language:English (Spanish)
Genre:Personal Growth
Published (Last):8 January 2015
Pages:340
PDF File Size:16.6 Mb
ePub File Size:2.78 Mb
ISBN:377-6-22856-732-7
Downloads:63188
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Dounris



Hal ini mengingat, jika digunakan harga rerata masing-masing bulan adanya bulan basah dan bulan kering yang tiap tahun bergeser kemungkinan sekali tidak nampak pada harga rerata bulan basah. Berdasarkan besarnya nilai Q, Schmidt dan Fergusson menentukan tipe hujan di Indonesia, yang disajikan pada Tabel 1. Tabel 1. Klasifikasi iklim menurut Schmidt-Fergusson II. Klasifikasi Koppen Dasar klasifikasi Koppen adalah rerata curah hujan dan temperatur bulanan maupun tahunan.

Tanaman asli dilihat sebagai kenampakan yang terbaik dari keadaan iklim sesungguhnya, sehingga batas iklim ditentukan dengan batas hidup tanaman. Koppen mengenalkan bahwa daya guna hujan terhadap perkembangan dan pertumbuhan tanaman tidak tergantung pada hanya jumlah hujan tapi juga tergantung pada intensitas evaporasi yang menyebabkan hilangnya air yang cukup besar, baik dari tanah maupun dari tanaman..

Hubungan intensitas evaporasi dan daya guna hujan ditunjukkan dengan hubungan antara hujan dan temperatur. Misalnya: jumlah hujan yang sama yang terjadi di daerah iklim panas atau terpusat pada musim panas yang berarti evaporasi besar, adalah kurang bagi tanaman daripada yang jatuh di daerah beriklim sejuk. Walaupun demikian metode untuk mengukur daya guna hujan ini tidak begitu memuaskan. Koppen menggunakan simbol-simbol tertentu untuk mencirikan tipe iklim.

Tiap tipe iklim terdiri dari kombinasi dan masing-masing huruf mempunyai arti sendiri-sendiri. Koppen membagi bumi dalam 5 kelompok iklim, yaitu : A. Tipe ini memiliki bulan-bulan basah dan bulan-bulan kering. Bulan-bulan kering dapat diimbangi oleh bulan basah, sehingga pada daerah-daerah yang demikian basah terdapat hutan yang cukup lebat.

Klasifikasi Oldeman Sistem klasifikasi iklim menurut Oldeman digunakan terutama pada lahan padi sawah lahan kering. Atas dasar pertimbangan bahwa curah hujan lebih besar atau sama dengan mm per bulan dianggap cukup untuk usaha padi sawah, sedang untuk tanaman palawija curah hujan minimal mm per bulan dianggap cukup. Umur padi sawah diperkirakan cukup selama 5 bulan. Oldeman membagi beberapa zone agroklimat seperti yang disajikan pada Tabel 3.

Tabel 3.

GEOMETRIA PLANA Y DEL ESPACIO Y TRIGONOMETRIA BALDOR PDF

Iklim Oldeman

Namun demikian untuk keperluan praktis klasifikasi ini cukup berguna terutama dalam klasifikasi lahan pertanian tanaman pangan di Indonesia. Klasifikasi iklim ini diarahkan kepada tanaman pangan seperti padi dan palawija. Dibandingkan dengan metode lain, metode ini sudah lebih maju karena sekaligus memperhitungkan unsur cuaca lain seperti radiasi matahari dikaitkan dengan kebutuhan air tanaman. Oldeman membuat sistem baru dalam klasifikasi iklim yang dihubungkan dengan pertanian menggunakan unsur iklim hujan.

DAN DUCHAINE DIRTY DIETING NEWSLETTER PDF

Klasifikasi Iklim Lengkap : Koppen, Schmidt - Fergusson, Oldeman

Hanya planet Bumi yang bisa dijadikan tempat tinggal karena planet Bumi memiliki keadaan yang paling cocok dengan keadaan yang dibutuhkan makhluk hidup. Keadaan di Bumi sangat cocok dengan makhluk hidup baik malam dan siang harinya. Meskipun demikian keadaan di Bumi ini berbeda- beda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya. Bahkan di setiap periode keadaan di suatu wilayah juga bisa berbeda- beda. Keadaan di suatu wilayah permukaan bumi ini sering kita sebut sebagai cuaca. Cuaca bisa berupa keadaan langit seperti cerah atau mendung dan bahkan hujan. Selain langit, cuaca juga bisa menggambarkan jenis- jenis angin.

DATASHEET 7188A PDF

5 Kategori Klasifikasi Iklim Oldeman (Paling Lengkap)

Hal ini mengingat, jika digunakan harga rerata masing-masing bulan adanya bulan basah dan bulan kering yang tiap tahun bergeser kemungkinan sekali tidak nampak pada harga rerata bulan basah. Berdasarkan besarnya nilai Q, Schmidt dan Fergusson menentukan tipe hujan di Indonesia, yang disajikan pada Tabel 1. Tabel 1. Klasifikasi iklim menurut Schmidt-Fergusson II. Klasifikasi Koppen Dasar klasifikasi Koppen adalah rerata curah hujan dan temperatur bulanan maupun tahunan.

GEET BITAN PDF

Komentar Terbaru

Berdasarkan tabel 7. Klasifikasi iklim menurut Schmidt—Ferguson 2. Iklim Menurut Oldeman Penentuan iklim menurut Oldeman menggunakan dasar yang sama dengan penentuan iklim menurut Schmidt-Ferguson, yaitu unsur curah hujan. Bulan basah dan bulan kering dikaitkan dengan kegiatan pertanian di daerah tertentu sehingga penggolongan iklimnya disebut juga zona agroklimat. Misalnya, jumlah curah hujan sebesar mm tiap bulan dipandang cukup untuk membudidayakan padi sawah. Sedang untuk membudidayakan palawija, jumlah curah hujan minimal yang diperlukan adalah mm tiap bulan.

Related Articles